Inilah Yang Akan Terjadi Jika Bumi Tanpa Bulan



Bulan adalah benda angkasa yang berevolusi mengelilingi bumi secara terus-menerus serta merupakan benda angkasa yang jaraknya paling dekat dengan planet kita. Bulan adalah satelit alami, sedangkan yang tidak alami adalah satelit buatan manusia yang digunakan manusia untuk berbagai keperluan seperti untuk telekomunikasi dan penelitian.Persamaan Arti Bulan :
Bulan (bahasa indonesia) = Moon (bahasa Inggris) = Luna (bahasa latin)

Info Mengenai Bulan :
– Bentuk Bulan : Bulat
– Tekstur Bulan : Kasar Berlubang akibat tumbukan dengan benda angkasa
– Diameter Bulan : 3.474 km
– Gaya Gravitasi : 1/6 gravitasi bumi
– Massa Bulan : 0,012 massa bumi
– Massa Jenis Bulan : 3,4 gram/cm³
– Jarak rata-rata ke bumi : 384.403 km / 30 diameter bumi
– Rotasi Bulan terhadap Porosnya : 27,3 hari
– Revolusi Bulan mengelilingi bumi (periode sideris) : 27,3 hari
– Jarak Bulan Purnama ke Purnama (periode sinodis) : 29,5 hari
– Udara : Tidak Ada
– Air : Tidak Ada
– Kehidupan : Tidak Ada

Manfaat !!
Pertama :

Fungsi satelit alami (bulan) secara tidak langsung bagi planet induk adalah melindungi planet induk dari hantaman benda langit seperti komet dan asteroid.
Namun tergantung juga seberapa besar massa dan size satelit. Semakin besar massa dan size, maka semakin besar perlindungan yang diberikan.
Tentunya massa dan size relatif harus jauh lebih kecil dari planet, jika mendekati, maka akan lebih terlihat seperti double planet.
kedua :

Satelit alami juga dapat mengontrol kecepatan rotasi suatu planet karena efek gravitational tidal wave. Namun efek ini tidak begitu memberikan suatu keuntungan atau kekurangan.
Dalam sejarah bumi, efek ini memberikan keuntungan kepada bumi, karena menurut simulasi dan perhitungan fisika, bulan melambatkan kecepatan rotasi bumi sejak terbentuknya bulan dimana bumi berotasi secara cepat sekali (bumi juga melambatkan kecepatan rotasi bulan). Maka itu setiap hari rotasi bumi semakin lambat dan bulan – seperti yang kita lihat – rotasinya sudah berhenti menjadi sama dengan period revolusinya.
Ketiga :

Fungsi bulan yakni menyeimbangkan perputaran siklus dari air laut dimana pada posisi bulan searah tangensial dengan bumi maka arus yang terjadi bisa mengakibatkan pasang air laut. fungsi yang lain yakni supaya arah meteor yang akan langsung kebumi sedikit di blok melalui grafitasi bulan serta gaya magnetik bulan.
Keempat :

Bila bumi tidak mempunyai bulan maka secara otomatis kita akan merasakan efek buruk akibat radiasi sinar ultraviolet matahari secara langsung.
Kelima :

Bulan pada umumnya tidak bersinar, bulan mendapatkan pantulan sinar dari matahari. sinar bulan itulah yang dapat membantu kita melihat pada malam hari.

Akibat !!!

Pertama :

Bumi akan mudah terbentur oleh benda-benda langit seperti Meteor dan Asteroid 
Kedua :

Makhluk-makhluk yang tinggal di Bumi pun harus lebih sering bermigrasi untuk mengatasi perubahan iklim yang ekstrem. 
Ketiga :

Tidak terkendalinya pasang surut air laut. 
Keempat :

Akibat perpindahan iklim yang cepat dan ekstrim. 
Kelima :


Katarak dan Kanker Kulit salah satu dampak negatif dari radiasi sinar ultraviolet yang berlebihan.
ssumber : kaskus.co.id🙂

Posted on Februari 28, 2013, in Education. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: